Jumat, 23 November 2012

Sekilas tentang Candlestick

untuk membentuk sebuah candlestick , maka juga perlu adanya data-data yang diperlukan terdiri dari nilai dan harga pembukaan ,nilai tertinggi ,nilai harga terendah dan nilai penutupan (O,H,L,C) dari sebuah pergerakan harga saham dalam sebuah periode yang hendak dipampilkan .

Data tengtang nilai dari harga pembukaan ,penutupan tertinggi dan terendah pada setiap periode yang diinginkan tersebut yang kemungkinan menjadi pedoman pada saat menganalisa sebuah chart chadlestick.

Data-data tersebutlah yang menampilkan gambaran sederhana yang visual langsung menampilakan dan dapat dimengerti sederhana tak lupa juga dapat di baca untuk keperluan analisa anda secara langsung, ini merupakan gambaran rahasia yang ditemukan oleh Homma dan dituangkan dalam kertas-kertas perkamennya saat itu.

Kemudahan yang ditampilkannya akan mempercepat sebuah pengambilan keputusan dalam analisa teknikal dalam sekilas pandangan kita saja .

Dalam sekejap saja begitu kita melihat sebuah candlestick berwarna putih , maka kita langsung dapat mengetahui bahwa nilai harga tersebut ditutup menguat /naik pada hari tersebut ,sementara apabila kita melihat candlestick yang berwarna hitam , maka kita akan tahu bahwa yang terjadi penurunan nilai harga pada hari tersebut .

Warna hitam atau putih ini tidak berlaku tetap dan dapat berganti sesuai yang kita inginkan dengan cara memodifikasi candlestick kita maka kita akan lebih mendapatkan kepuasan dalam berinofasi chart candlestick kita , dalam chart trading yang sekarang kita tau dan umum digunanakan adalah warna hijau dan merah yang paling sering digunakan, warna hijau untuk menunjukan harga naik dan sebaliknya warna merah menunjukan harga turun .

Nah itulah gambaran sekilas tentang candlestick yang bisa saya paparkan, di blog saya ini untuk keterangan tentang candlestick yang selanjutnya tunggu posting saya selanjutnya saya akan mengulas lagi tentang candlestick.

Terimakasih .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar